Sederhananya, bahan PS (Polystyrene) adalah polimer termoplastik yang dibuat dengan mempolimerisasi monomer stirena. Anda dapat menganggapnya sebagai plastik yang transparan seperti kaca, namun lebih ringan dan kecil kemungkinannya pecah.
Hal ini sangat umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari — misalnya, gelas sekali pakai, kotak kue transparan, dan wadah peralatan. Di bawah ini adalah karakteristik utamanya.
1. Dua Jenis Paling Umum
| Ketik | Karakteristik | Seperti... | Contoh Umum |
| GPPS (Polistiren Tujuan Umum) | Transparan, keras, tapi sangat rapuh — mudah retak atau pecah | Kaca atau es keras | Kotak CD transparan, gelas bening sekali pakai, rak tabung reaksi laboratorium |
| PINGGUL (Polystyrene Berdampak Tinggi) | Putih atau berwarna, tangguh , tahan benturan | Plastik kaku | Rumah AC berwarna putih, penutup belakang TV, mainan, gantungan baju |
Catatan: EPS (Expanded Polystyrene) juga merupakan bagian dari keluarga PS — merupakan bahan busa berwarna putih (misalnya, busa pelindung dalam kemasan alat, kotak makan siang busa sekali pakai).
2. Keuntungan dan Kerugian Utama
Keuntungan:
-
Transparansi tinggi (GPPS) — akrilik kejernihan (PMMA).
-
Kekakuan yang baik — keras dan tidak mudah berubah bentuk.
-
Mudah diproses — dapat dicetak dengan injeksi, diekstrusi, dan dibentuk secara termal.
-
Biaya rendah — lebih murah dibandingkan PC atau akrilik.
Kekurangan:
-
Tidak tahan panas — melunak di atas 75°C (167°F), sehingga tidak cocok untuk merebus air.
-
Daya tahan luar ruangan yang buruk — menguning dan menjadi rapuh jika terkena sinar matahari dalam waktu lama.
-
Kerapuhan (GPPS) — seperti kaca, retak saat terkena benturan.
3. Bagaimana Mengidentifikasi Materi PS?
-
Simbol daur ulang: Cari angka 6 di dalam simbol daur ulang berbentuk segitiga.
-
Suara: Mengetuk produk PS berdinding tipis akan menghasilkan suara yang tajam seperti logam.
-
Rasakan: Relatif keras — tidak mudah meninggalkan bekas kuku seperti pada PP (polipropilena).
4. Dampak Keamanan dan Lingkungan
-
Kontak dengan makanan: PS food grade aman untuk kemasan makanan (misalnya, cangkir yogurt, mangkuk mie instan). Namun, produk ini tidak disarankan untuk makanan panas dan berminyak (misalnya, kentang goreng yang baru digoreng), karena suhu tinggi dapat menyebabkan sejumlah kecil stirena monomer berpindah.
-
Dampak terhadap lingkungan: PS secara teknis dapat didaur ulang, namun EPS (busa) sering kali dibuang ke tempat pembuangan sampah karena ukurannya yang besar dan mahal untuk didaur ulang. Bahan ini tidak dapat terurai secara hayati.






